Gelar Operasi Pekat, Polsek Sedong Amankan Miras dan Knalpot Bising Demi Jaga Kondusivitas Wilayah

CIREBON – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Sedong Polresta Cirebon menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) di wilayah hukumnya, pada Rabu (9/7/2026) sore.

Langkah tegas ini diambil sebagai respon cepat dalam menanggapi aduan masyarakat yang resah terhadap peredaran minuman keras (miras) dan penggunaan knalpot bising (brong) yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Kegiatan Ops Pekat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Sedong, AKP Usman, S.H., dengan melibatkan jajaran Kanit, Ka SPKT, serta personel Polsek Sedong.

Kapolsek Sedong, AKP Usman, S.H., menjelaskan bahwa penertiban knalpot bising menjadi salah satu atensi khusus dari pimpinan Polri. Selain mengganggu kenyamanan warga, penggunaan knalpot tidak standar kerap menjadi pemicu gesekan sosial hingga tawuran.

“Operasi Pekat ini sengaja kami intensifkan untuk memberikan efek jera bagi para pelanggar, sekaligus menekan potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sedong. Kami ingin memastikan masyarakat bisa beraktivitas dan beristirahat dengan nyaman tanpa gangguan suara bising maupun dampak negatif dari miras,” tegas AKP Usman, S.H.

Dalam razia tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa botol minuman keras serta kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar spesifikasi teknis. Seluruh barang bukti yang terjaring selanjutnya disita dan dilimpahkan ke Mapolresta Cirebon untuk dilakukan pemusnahan massal.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Sedong, menegaskan bahwa Operasi Pekat merupakan wujud nyata komitmen Kepolisian dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Pihak Kepolisian juga mengimbau kepada para orang tua, tokoh masyarakat, dan generasi muda di Kecamatan Sedong untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan dengan menghindari konsumsi miras serta tetap menggunakan komponen kendaraan yang sesuai standar keselamatan.