Sedong – Guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat mendukung tim kesayangan yakni Persib Bandung, Kapolsek Sedong AKP Usman, SH. bersama para Kanit dan Anggota Polsek Sedong melakukan monitoring dan pengamanan laga pertandingan Persib Bandung vs PSM Makassar malam ini. (17/05/2026).
Langkah ini diambil mengingat tingginya antusiasme Bobotoh yang kerap memadati lokasi-lokasi publik seperti balai desa dan tempat lainnya, hingga area terbuka di wilayah hukum Polsek Sedong.walaupun sebelum nya sempat dihimbau untuk tidak melakukan Nobar di wilayah Hukum Polsek Sedong, akan terapi bobotoh CRTW tetap melaksanakan dengan alasan sudah memesan atau sewa Megatron untuk Nobar.
Salah satunya Nonton Bareng atau Nobar yang diselenggarakan di Desa Kertawangun Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon oleh Bobotoh atau simpatisan Persib Bandung yaitu CRTW (Cirebon Timur Wani) Desa Kertawangun dengan Ketua Sdr. Rikifahroji . Diselenggarakan dihalaman atau akun-alun balai Desa Kertawangun Kecamatan Sedong Kabupaten Cirebon.
Petugas memberikan imbauan secara humanis agar penonton tetap tertib dan tidak menyalakan flare (suar) yang dapat membahayakan keselamatan. Selain area lokasi personel juga disiagakan di area parkir dan bahu jalan untuk mencegah kemacetan saat jeda maupun usai pertandingan.
”Kami sebenarnya menghimbau larangan terhadap kegiatan Nobar ini, karena sebelumnya ada bentrokan antara pendukung Persib Bandung dengan pendukung Persija Jakarta di wilayah perbatasan Kuningan-Cirebon di Desa Caracas Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan, akan tetapi semangat sportivitas Bobotoh mengalahkan kami. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa euforia kemenangan atau apa pun hasilnya nanti tetap dalam bingkai situasi yang aman dan kondusif,” ujar Kapolsek Sedong
Ditempat yang berbeda Kapolresta Cirebon Kombes Pol IMARA UTAMA, SH, S.I.K, MH. melalui Kapolsek Sedong AKP Usman, SH. mengatakan kegiatan masyarakat yang mendatangkan orang banyak perlu diantisipasi untuk cegah kemungkinan terhadap hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri, kelompok, dan masyarakat sekitar dengan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat atau kegiatan tersebut. Sehingga kegiatan masyarakat bisa berjalan aman dan kondusif, kepercayaan masyarakat terhadap Polri meningkat.